Jumat, 27 Juni 2014

Rentang perahu Maiyah dan rangkaian bunga-bunga
Pengantin jagat raya penabur cahaya ke Bumi yang menderita
Dinikahkan oleh Baginda Khidlir sang Penghulu sepanjang masa
Manusia dan alam semesta dipersuami-istrikan
Denyut suami memperistrikan, pergerakan istri mempersuamikan
Membangun rumah tangga daratan dan lautan
Tajalli Sang Hyang dengan semua makhluk ciptaan cinta-Nya
Ruwatan tanah memohon, ruwatan pohon mengembang
Ruwatan kembang membuah, ruwatan buah mengAllah
@Komunitas Kenduri Cinta

Cinta dalam sebuah kisah

Terlihat beberapa orang tamu hadir dengan menggunakan busana yang indah dan rapi.  Kedua calon pengantin pun bersiap-siap menyambut detik-detik mereka mengikat janji sehidup semati.

Pengantin laki-lakinya bernama Rowden Go dan yang wanita Leizel May. Sayang, kondisi kesehatan Rowden tak memungkinkan sehingga dirinya tak bisa menanti sang calon istri di depan altar.

Rowden terbaring lemah di ranjang rumah sakit dengan mengenakan kemeja putih dan bunga terselip di saku kanan dan selang pernafasan menancap di hidungnya. Ibu dan dua saudara lelaki Rowden mendorong tempat tidurnya ke arah ruangan pernikahan.Tak lama berselang, sang pengantin wanita, Leizel, beserta putri mereka yang berusia 2 tahun, Zakiah Rowzel, memasuki ruangan dengan busana pengantin serba putih.

Seharusnya, pernikahan itu digelar di bulan Juli, tepat di hari ulang tahun Rowden yang ke-30. Tapi bulan Mei silam, Rowden didiagnosa mengidap kanker hati stadium empat. Dengan perkembangan sel kanker yang ganas, Rowden diperkirakan tak berumur panjang.Karena itu, sebelum ajal menjemput, Rowden ingin menuntaskan satu mimpinya, menikahi Leizel.

Akhirnya pernikahan tersebut digelar di ruangan rumah sakit. Tamu dari keluarga dan teman dekat keduanya terlihat berbahagia dan menyaksikan upacara pemberkatan pernikahan yang khusyuk sekaligus mengharukan. Air mata pun terlihat di banyak wajah tamu yang hadir, tak kuasa menahan haru.

Sayang, setelah pernikahan yang digelar 11 Juni 2014 itu, hanya berselang 10 jam, Rowden harus menghembuskan nafas terakhirnya. Tapi syukur, karena sebelum meninggalkan dunia ini, Rowden sudah memenuhi janjinya menikahi Leizel, belahan jiwanya.

Adegan pernikahan Rowden dan Leizel dengan indahnya direkam dalam sebuah video yang kemudian diunggah oleh salah seorang adik Rowden ke youtube.

Kamis, 26 Juni 2014

BELIEVE I CAN

Saya percaya, saya punya kemampuan dan bisa melakukan dan menyelesaikan  semua itu. Ini hanya fase. Kelak akan kuceritakan pada generasi setelahku bahwa perjuangan itu tidak mengenal titik akhir.

Minggu, 20 April 2014

Di jagat raya ini terdapat sebuah planet biru berkilauan indah. Itulah Bumi, tempat kita semua berpijak dan bernaung. Tangan-tangan Sang Maha Pencipta telah membentuk planet ini begitu cantik; tertimbang seimbang di gugusan bintang-bintang; dan terukur tepat di gerak derap sang waktu. Kehidupan tumbuh dan gugur silih berganti semenjak lima puluh milyar tahun kelahiran matahari; sebuah evolusi yang panjang, rapi dan berhati-hati.
Planet elok dan jagat raya yang agung; semua itu hanya demi kehidupan
manusia, maha karya yang menyimpan cahaya-Nya. yang diturunkan dua
juta tahun lalu di Bumi ini. Sedangkan kini matahari masih menyisakan
lima milyar tahun ke depan sebelum mendidihkan air di penjuru galaksi.
Perjalanan manakah yang kau kan tempuh?
Kita dapat melakukan perjalanan akbar ke angkasa menembus gelapnya
alam raya; menyentuh tepiannya yang tak terbatas. Atau. perjalanan
agung kedalam diri sendiri menerobos kelamnya sang Aku; menyentuh
cahaya gemilang yang ditiupkan Sang Maha Pencipta.
PERJALANAN MANAPUN YANG KITA PILIH, KITA SEMESTINYA DISADARKAN BAHWA TIADA SEGALA SESUATU INI TERCIPTA TANPA RAHMAT DAN CINTA KASIH YANG MELIMPAH-RUAH. KARENA ITU, SESAMA KAKI YANG BERPIJAK DI BUMI, SESAMA KEPALA YANG MENJULANG KE LANGIT, TIADA BENANG PENGIKAT YANG PANTAS
DITAMBATKAN SELAIN HIDUP SALING MEMBERI, SALING MENERIMA, DAN SALING MENCINTAI.

Minggu, 30 Maret 2014

INTELEKTUALITAS AKAN LUMPUH AKIBAT VIRUS ITU "......" . RASIO TIDAKLAH BOLEH MENDOMINASI RASA. HARUS ADA KONSEP KESEIMBANGAN KEDUANYA. SEBAB TUHAN PUN MENCIPTA SEMESTA DENGAN KESEIMBANGAN. @aramtul.